Suasana lebaran cenderung menjadi hal yang paling ditunggu umat muslim. Salah satu hal yang paling identik ialah momen silaturahmi. Berkumpulnya seluruh keluarga serta suasana menyambut Hari Raya Idul Fitri membuat makanan seolah menjadi hidangan wajib sebagai suguhan. Setiap daerah pasti memiliki ciri khas hidangan, baik makanan berat maupun jajanan ringan berupa kue. Berikut adalah kuliner yang sering ditemukan pada saat Idul Fitri.
- Ketupat
Ketupat tampaknya menjadi makanan yang paling banyak dihidangkan saat lebaran. Makanan pengganti nasi ini cenderung laris saat disajikan pada Hari Raya Idul Fitri. Hal yang menarik dari ketupat adalah adanya representasi dari makna “ngaku lepat lan laku papat” yang bermakna mengakui kesalahan dan melakukan empat tindakan yaitu permohonan maaf.
- Opor Ayam
Opor ayam biasanya disajikan bersama ketupat saat lebaran. Makanan sejenis kari ayam ini hampir dikenal di seluruh wilayah Indonesia. Bahkan eksistensi dari opor ayam yang identik dengan santan kelapa ini terkenal berkat momen Hari Raya Idul Fitri.
- Nastar dan Kastengels
Selain makanan berat, kue kering juga menjadi salah satu ikon dari hari lebaran. Kue yang paling sering ditemukan di meja saat melakukan halal bihalal adalah nastar dan kastengels. Rasa gurih yang dominan seakan menjadi kesukaan banyak orang pada Hari Raya Idul Fitri.
- Khong Guan
Kue kering kalengan yang satu ini seolah menjadi identitas dari Hari Raya Idul Fitri. Hal ini dikarenakan keberadaannya yang cenderung hanya ditemukan saat menjelang lebaran. Bahkan pada puisi Perjamuan Khong Guan karya Joko Pinurbo juga keseluruhan isinya membahas mengenai suasana lebaran.
Penulis: Meta Ayu.
Editor: Shofiyah Sajidah
