Saturday, 7 November 2026
Berita / Seputar kampus

Mahasiswa UNAIR Keluhkan Disfungsi dan Kurangnya Perawatan Solar Charging Station (SCS) 

Oleh : : - Waktu Baca 3 menit
sumber pribadi: Viki

Sejumlah mahasiswa Kampus B Universitas Airlangga keluhkan kondisi Solar Charging Station (SCS). Mereka mengaku pernah mencoba menggunakan SCS untuk mengisi daya alat elektronik. Namun, fasilitas pengisian daya berbasis panel surya ini tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya. Beberapa SCS tersebar di beberapa titik di area Kampus B. Sebelumnya, terdapat dua hingga tiga SCS di Taman Perpustakaan dan satu unit di sekitar Amfiteater. Namun, kini hanya tersisa satu SCS yang berada di Taman Perpustakaan.

Berdasarkan hasil wawancara dengan sejumlah mahasiswa Kampus B, sebagian besar SCS yang berada di area Taman Perpustakaan dan Amfiteater tidak berfungsi atau hanya berfungsi pada waktu tertentu saja. Kondisi tersebut membuat manfaat fasilitas SCS belum dapat dirasakan secara optimal. Mahasiswa juga mempertanyakan jumlah unit yang tampak berkurang dibandingkan sebelumnya.

Menurut keterangan Keysha, seorang mahasiswi Fakultas Ilmu Budaya (FIB) yang pernah mencoba mengisi daya ponsel menggunakan SCS di Taman Perpustakaan, fasilitas tersebut tidak berfungsi dengan baik. Ia juga mengaku hanya melihat satu unit SCS yang masih tersisa di area tersebut. 

“Cuma sekali. Soalnya sekali itu nggak bisa. Nggak bisa isi dayanya. Kalau melaporkan sih, nggak kepikiran. Cuma aku notice itu, awal-awal itu kan di Taman Perpus itu ada tiga. Tapi aku lihat barusan itu kalau nggak salah cuma satu sekarang. Nah, itu pun ketutupan pohon. Jadi kalau feelingku sih, orang sarprasnya sadar kalau alatnya itu nggak bisa sebenarnya. Cuma mungkin ini belum diperbaiki supaya proper gitu.” Ungkapnya saat diwawancarai.

Hal serupa juga dikemukakan oleh Zahira selaku mahasiswi FIB, “Aku cuma pernah nyoba yang di perpus dan itu berfungsi sih, cuma kayak itu sekitar siang. Tapi kalau misalnya malam itu aku kadang coba, dia nggak berfungsi gitu.” Zahira juga suarakan pendapat atas pentingnya fungsi SCS, “Menurut aku itu cukup penting, sih. Biasanya kan banyak mahasiswa yang bawa laptop, HP, atau tablet. Jadi, menurut aku, itu (fasilitas pengisian daya) cukup penting untuk tersedia.”

Hal ini juga didukung oleh pernyataan seorang mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) berinisial F, “… berdampak karena dapat mengurangi produktivitas mahasiswa dalam penggunaan perangkat digital seperti HP dan laptop.” Ia juga menuturkan bahwa SCS yang pernah digunakannya tidak selalu berfungsi dengan baik. Bahkan saat berfungsi pun, pengisian daya berlangsung sangat lambat dan menyebabkan perangkat elektroniknya memanas. 

Mereka berharap pihak kampus dapat kembali mengevaluasi dan memperbaiki SCS agar kembali berfungsi sebagaimana mestinya, lantaran fasilitas tersebut yang semestinya menunjang kegiatan akademik malah tidak bisa digunakan secara optimal.

Reporter: Age, Anin, Runa, Viki
Editor: Medin, Agiesya, Sam

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *