[Telah dimuat dalam lpmsitus.fib.blm.unair.ac.id pada 2/5/2022]
Bakdiyatul Mukarromah, Mahasiswi Bahasa dan Sastra Inggris angkatan 2020 resmi terpilih sebagai ketua Bradanaya 2022 pasca uji publik yang dilakukan BLM FIB beberapa waktu lalu. Baginya, terpilih menjadi ketua Bradanaya tidak serta merta menjadikannya besar kepala, menjadi Ketua Bradanaya di satu sisi merupakan momen yang membanggakan sekaligus memerlukan banyak keberanian.
“Ya Alhamdulillah, sih bisa dikasih kepercayaan ini. Tapi ya, euforia kepilihnya bentar aja, alias time to work, wkwkw. Intinya ya, nantikan aja gimana Bradanaya 2022 nanti” Terang Bakdiyatul pada Minggu, (1/5) saat diwawancarai melalui WhatsApp.
Bakdiyatul juga menambahkan bahwa Bradanaya merupakan event besar tahunan yang selalu ditunggu-tunggu semua elemen Fakultas Ilmu Budaya. Di sinilah FIB memberikan kesan pertama kepada para mahasiswa baru, sehingga kerja sama dari semua elemen sangat penting untuk menunjang kesuksesan Bradanaya nantinya.
“Harapanku partisipasi teman-teman FIB yang lain bisa meningkat di kepanitiaan tahun ini. Setahun sekali soalnya dan rencana bakal offline. Mohon dukungannya juga kepada segenap elemen di FIB demi kelancaran Bradanaya 2022” lanjutnya.
Terpilihnya Bakdiyatul sebagai Ketua Bradanaya telah melalui serangkaian proses. Dimulai dari seleksi berkas, hingga uji publik yang diadakan BLM FIB pada Jumat, (29/4). Dalam uji publik Bakdiyatul berhadapan dengan Syafik, Mahasiswa Studi Kejepangan angkatan 2020.
Bakdiyatul selaku calon ketua nomor urut satu menyampaikan visinya yaitu untuk menciptakan mahasiswa baru FIB yang adaptif, progresif, dan berbudaya. Adapun misinya menjadikan Bradanaya sebagai wadah pengenalan dan pendampingan untuk berprogres di FIB bagi mahasiswa baru. Selain itu, sebagai pembangun keaktifan HMD, BSO, dan komunitas dalam menunjang langkah mahasiswa baru FIB.
Sedangkan Syafik, calon ketua nomor urut dua mengusung visinya yaitu mewujudkan Bradanaya sebagai wadah pengenalan mahasiswa baru FIB 2022 secara informatif, inovatif, kritis, dan humanis dengan melibatkan civitas akademik FIB. Adapun misinya yaitu menjadikan Bradanaya sebagai wadah pengenalan, rasa bangga, mengeksplorasi diri, mengembangkan bakat, sekaligus sebagai wadah adaptasi bagi mahasiswa baru FIB 2022.
Reporter: Pipit
Editor: Nopitasari
