Saturday, 7 November 2026
Seputar kampus

BEM FISIP Gelar Konferensi Pers Nyatakan Sikapnya atas Ancaman dan Serangan Siber

Oleh : : - Waktu Baca 3 menit
Whatsapp Image 2024 10 29 At 15.39.59 6a9e9774
Konferensi Pers BEM FISIP UNAIR/ LPM SITUS: Syahirul Gama

Selasa (19/10) di pelataran gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Airlangga (FISIP UNAIR), jajaran BEM FISIP menyelenggarakan konferensi pers terkait dengan keputusan pencabutan SK Pembekuan BEM FISIP oleh pihak Dekanat FISIP. Sebelumnya, buntut dari karangan bunga yang berisi kritik satire kepada presiden dan wakil presiden terpilih yang diinisiasi oleh Kementerian Sosial dan Politik BEM FISIP pada Selasa (22/10), pihak dekanat Fisip memutuskan untuk membekukan kegiatan BEM FISIP berdasarkan pertimbangan komisi etik fakultas melalui Surat Keputusan yang terbit pada hari Jumat (25/10). Selang beberapa waktu, yaitu pada 28 Oktober kemarin setelah SK keluar, BEM FISIP beserta jajaran petinggi Dekanat mengadakan pertemuan tertutup bersama dekanat. Hasilnya kedua belah pihak sepakat untuk mencabut bersyarat status pembekuan BEM FISIP, sebagaimana pernyataan Dekan FISIP, Prof. Bagong, yang mana menuntut bahasa yang sopan saat melontarkan kritik. 

Menyusul keputusan dicabutnya keputusan fakultas, jajaran BEM FISIP mengadakan konferensi pers untuk menjawab dan mempertegas jawaban serta komitmen BEM pasca dicabutnya status pembekuan. Konferensi Pers dipimpin oleh presiden BEM FISIP Unair, Tuffahati Ullayyah beserta jajaran BEM Fisip lainnya. Konferensi juga turut dihadiri oleh awak media, baik media luar maupun media dalam kampus. Dalam konferensi pers, BEM FISIP menyatakan keberlanjutan komitmen dalam menjaga kritisisme mereka terhadap tindak-tunduk pemerintahan, terlepas dari himbauan fakultas agar menjaga etika dan etiket dalam melakukan kritik.

Meskipun secara administratif BEM FISIP Universitas Airlangga telah berjalan seperti semula, namun sangat disayangkan banyak hate speech yang dilayangkan kepada akun personal beberapa pihak terkait. Hal itu dikonfirmasi oleh Tuffahati Ullayyah selaku Presiden BEM FISIP UNAIR lewat pernyataannya, “Serangan siber tidak hanya terjadi pada akun media sosial BEM FISIP UNAIR, akun BEM UNAIR, bahkan akun pribadi saya dan Presiden BEM UNAIR tak luput dari serangan itu. Hal tersebut yang tentunya membuat saya miris, sebagai seorang yang menyampaikan kritikan tetap mendapatkan serangan siber yang sifatnya masif dan terkoordinir. Jadi, bukan pembekuannya, tetapi serangan siber yang menjadi bentuk ancaman nyata bagi kebebasan berekspresi dalam lingkungan kampus”

Selanjutnya ia menyatakan, beberapa media sosialnya, seperti instagram, tiktok, dan lainnya turut menjadi sasaran serangan siber. Banyak dari komentar buzzer yang didapati justru tak sesuai dengan substansi dan esensi, malah melebar ke mana-mana. Atas dasar hal itu upaya konsultasi dengan LBH telah dilakukan untuk menyiapkan segala skenario yang dimungkinkan terjadi.

 Di sisi lain, selama polemik bergulir dukungan solidaritas yang diterima telah mencapai skala nasional. Sekurang-kurangnya,  berbagai organisasi kemahasiswaan dari kota- kota besar, seperti Bandung, Semarang, dan Jakarta turut dalam memberikan dukungan kepada mereka. Mereka menyatakan dukungan dan siap selalu berada di sisi BEM FISIP UNAIR. Karenanya, Tuffa dan BEM FISIP menghaturkan ucapan terimakasih kepada semua dukungan yang diberikan kepada ia dan kawan-kawannya. Selanjutnya, kewaspadaan disampaikan kepada semua pihak agar senantiasa kritis kepada persoalan-persoalan politik dan sosial yang ada.

Reporter: Deo Ramdhani, M. Hafid Al-Qowy
Editor: Syahirul Gama Afghani

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *