Saturday, 7 November 2026
Berita / Luar kampus

Bintang Kejora di Atas Jalanan: Aksi Damai Aliansi Mahasiswa Papua (AMP)

Oleh : : - Waktu Baca 2 menit
IMG 20251201 WA0017

Surabaya — Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Komite Kota Surabaya menggelar aksi damai memperingati peristiwa 1 Desember pada Senin (1/12). Sebelum aksi berlangsung, AMP lebih dulu mengirimkan undangan resmi kepada media dan organisasi mahasiswa. AMP turun mengundang media massa untuk meliput aksi agar tuntutan tak banya bergema di Taman Apsari dan sekitarnya, tetapi juga bisa sampai ke telinga masyarakat.

Peserta aksi berkumpul di Asrama Mahasiswa Papua Surabaya, Jalan Kalasan No. 10, sebagaimana tercantum dalam informasi peliputan. Dari lokasi itu, massa kemudian bergerak menuju Gedung Negara Grahadi dengan format long march.

Setiba di Grahadi, peserta aksi menyampaikan orasi berisi aspirasi politik sebagaimana tercantum dalam dokumen undangan resmi AMP. Dalam aksi ini, AMP menegaskan tiga tuntutan utama, yakni membangun persatuan nasional melalui peringatan peristiwa 1 Desember, menyerukan penarikan militer dari Papua, serta menghentikan investasi tertentu yang dinilai merugikan masyarakat Papua. AMP juga kembali menyuarakan tuntutan mengenai hak menentukan nasib sendiri.

Bagian orasi turut diisi pembacaan penjelasan historis mengenai peristiwa 1 Desember, merujuk pada sejumlah peristiwa politik tahun 1961 sebagaimana tertulis dalam press release AMP. Dalam penjelasan tersebut, AMP memaparkan kembali proses pembentukan Dewan Nieuw Guinea dan Komite Nasional Papua yang disebut sebagai lembaga perwakilan pada masa itu. AMP juga menyebut penyusunan simbol-simbol identitas Papua, termasuk bendera, lambang, dan lagu kebangsaan, sebagai bagian dari proses politik 1961 yang dijadikan dasar peringatan 1 Desember. Penjelasan tersebut dibacakan untuk memberikan konteks sejarah yang menjadi acuan AMP dalam melaksanakan aksi tahunan ini. Selain itu, AMP juga menyampaikan bahwa peringatan 1 Desember dilakukan serentak di beberapa kota sebagai bagian dari agenda rutin AMP setiap tahun.

Aksi berlangsung selama beberapa jam dan ditutup dengan pembacaan pernyataan sikap. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan tambahan dari AMP terkait tindak lanjut atau respons dari pihak pemerintah. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan peristiwa 1 Desember yang diselenggarakan AMP di berbagai kota. Informasi lanjutan mengenai hasil aksi masih menunggu pernyataan berikutnya dari AMP Surabaya.

Reporter: Syifa
Editor: Deo

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *