[Telah dimuat dalam lpmsitus.fib.blm.unair.ac.id pada 20/4/2022]
Kabar gembira datang untuk para penggemar Justin Bieber di Indonesia, di mana pelantun lagu Yummy ini akan melakukan konser tour keliling dunia, salah satunya adalah Indonesia. Semua bermula dari unggahan akun twitter Justin Bieber Analytics @JDBAnalytics yang ramai diperbincangkan oleh audiens, khususnya masyarakat Indonesia. “@justinbieber is returning to Jakarta, Indonesia in over a decade on 3rd November 2022 for “Justice World Tour” -More details to be expected, very soon. tulis unggahannya di twitter (23/3/2022). Hal ini mengundang atensi dari masyarakat Indonesia, khususnya para Beliebers (sebutan untuk penggemar Justin Bieber).
Adanya kabar tersebut membuat Beliebers di Indonesia sangat antusias dan menunggu kedatangan Justin Bieber akan kembali ke Jakarta selama lebih dari satu dekade. Tepatnya setelah sebelas tahun lamanya Justin Bieber tidak melakukan konser di Indonesia. Sebelumnya, Justin Bieber juga pernah melakukan konser di Sentul International Convention Center (SICC) Indonesia pada 23 April 2011 dan telah terlaksana dengan baik serta penuh antusias dari para Beliebers.
Pada tahun ini, konser yang bertajuk ‘Justice World Tour’ ini disambut hangat dan penuh antusias oleh banyak penggemar dari seluruh mancanegara. Penamaan kata ‘Justice’ diambil dari nama album Justin Bieber terbaru yang berjudul ‘Justice’. Album tersebut dirilis pada bulan Maret 2021 dan merupakan salah satu debut album yang memiliki track yang bagus dalam pencapaian karya Justin Bieber selama berkecimpung dalam industri musik.
Berdasarkan pengumuman dari PK Entertainment yang bekerjasama dengan AEG Presents Asia dan Sound Rhythm, konser Justice World Tour ini akan berlangsung di Indonesia pada tanggal 2-3 November 2022, yang akan digelar di Stadion Madya Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Penyanyi asal Kanada tersebut memang memiliki karisma dan penampilan yang super energik dalam setiap perform manggung. Tak heran, apabila Justin Bieber melakukan konser akan membuat Beliebers antusias untuk membeli tiket agar bisa datang menemui idolanya tersebut.
Antusiasme ini juga dirasakan oleh para penggemar Justin Bieber di Indonesia, yang mana tiket konser tersebut sudah ludes jauh dari tanggal main konser. Kenapa bisa begitu? Karena pihak promotor konser Justin Bieber, PK Entertainment telah mengumumkan kalau tiket konser tersebut bisa dibeli mulai tanggal 29 Maret 2022 lewat website www.justinbieberinjakarta.com. Tepatnya lima hari sebelum penjualan tiket tersebut akan dimulai.
Hal ini tentu saja mengundang kontradiksi bagi penggemar Justin Bieber. Mereka banyak mengeluh karena diberikan tenggat waktu yang mendadak untuk persiapan membeli tiket konser tersebut. Apalagi target penonton mayoritas adalah anak muda yang harus mempersiapkan matang-matang dalam segi finansial. Terlebih harga tiket yang ditawarkan juga tidak murah, yang berkisar harga Rp1.500.000 hingga Rp8.500.000 (tergantung kategori tiket yang dipilih). CAT 5 seharga Rp1.500.000 CAT 4 seharga Rp2.400.000 CAT 3 seharga Rp3.400.000 CAT 2 seharga Rp4.400.000 CAT 1 seharga Rp6.000.000 Hold On VIP Package seharga Rp5.250.000 Peaches VIP Package seharga Rp6.250.000 Ghost VIP Package seharga Rp8.500.000 (Sumber: www.justinbieberinjakarta.com)
Banyaknya antusias Beliebers Indonesia untuk membeli tiket konser tersebut menyebabkan chaos-nya website pembelian tiket yang sudah disediakan. Mereka saling berebut untuk membeli tiket agar tidak ketinggalan momen dan demi ingin memenuhi hasrat untuk menemui sang idola. Hal inilah yang disebut dengan fenomena FoMO.
Apa itu FoMO? FoMO merupakan singkatan dari Fear Of Missing Out dapat diartikan sebagai timbulnya kondisi atau perasaan yang takut dan khawatir akan ketertinggalan momen berharga atau tren yang disebabkan individu tersebut tidak terlibat didalamnya. FoMO dapat disebabkan karena timbulnya hasrat untuk selalu ingin terlibat pada perihal atau kegiatan tertentu yang ia hendaki, biasanya perasaan ini muncul karena adanya ketertarikan yang kuat untuk mencapai hal tersebut.
Di zaman sekarang, di mana akses internet mulai meluas dan setiap individu dapat mengakses berbagai konten melalui sosial media. Tak heran, kalau masyarakat sekarang secara tidak sengaja terdoktrin dengan adanya internet. Salah satu pengalaman yang tidak sengaja dialami oleh para pengguna sosial media adalah mengalami fenomena FoMO. Dalam mengeksplor sosial media, seringkali kita melihat berbagai konten yang menarik dan seolah kita mulai muncul adiksi untuk terus melihat dan berasumsi harus memiliki hal tersebut. Hal ini memiliki persamaan dengan adanya konser Justin Bieber yang akan digelar di Indonesia.
Dengan penjualan tiket yang secara mendadak membuat para penggemar harus mempersiapkan secara matang untuk membeli tiket tersebut. Terlebih, tiket tersebut dipasang dengan harga yang tidak murah bagi calon penonton. Banyaknya peminat yang ingin membeli tiket konser Justin Bieber mengundang atensi promotor untuk menambah slot jadwal konser dan kuota pendaftar.
“Setelah berusaha dan berdiskusi dengan pihak artist management akhirnya Indonesia resmi mengumumkan jadwal konser tambahan pada tanggal 2 November, semoga ini menjadi kabar gembira bagi yang belum dapat tiketnya, informasi mengenai penjualan tiket akan kami umumkan dalam waktu dekat” ujar Harry Sudarma selaku Co-Founder & Chief Operating Officer PK Entertainment.
Banyaknya penggemar Justin Bieber yang ingin melihat konser secara langsung juga menjadi perhatian bagi pelaksana dan pemerintah dalam menerapkan protokol kesehatan. Mengikuti kondisi Indonesia dalam masa endemi dengan jumlah tren Covid-19 yang kian menurun, sebuah regulasi juga menimbang dengan peraturan kesehatan yang mulai melonggarkan protokol kesehatan.
Akan tetapi hal ini tidak sebebasnya begitu saja, untuk menghadiri konser tersebut pasti akan ada beberapa persyaratan wajib kesehatan yang harus dipatuhi oleh pendaftar, seperti wajib tes pcr/antigen sebelum masuk konser, minimal telah vaksin dosis kedua, tetap menerapkan protokol kesehatan saat di konser, dan data tiket konser yang wajib terkoneksi aplikasi Pedulilindungi demi pencegahan penularan virus Covid-19.
Penulis : Wahyu
Editor : Putri Tariza
