Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS), tepat 730 tahun yang jatuh pada Rabu (31/5) dimulai dengan serangkaian acara meriah sejak Senin (1/5). Salah satu agenda dalam HKJS tersebut adalah Night at The Museum yang digelar pada Sabtu (13/5) sampai dengan Minggu (14/5). Night at The Museum ini berisi koleksi museum, live music, kuliner, teatrikal pertempuran, dan mini games.
Night at The Museum dilaksanakan diseluruh area ikonik Surabaya, Tugu Pahlawan. Pengunjung dapat masuk dengan membayar tiket yang dapat dipesan di tiketwisata.surabaya.go.id atau dapat juga dibeli secara on the spot. Harga tiket dipatok Rp8.000 untuk Museum 10 Nopember dan Rp5.000 untuk area Tugu Pahlawan. Event ini dibuka mulai jam 16.00-21.00. Dengan harga yang sangat terjangkau, masyarakat dapat ikut serta bernostalgia dengan sejarah masa lampau Kota Surabaya.
Dengan mengusung konsep Tempo Dulu, Pemerintah Kota Surabaya tidak hanya sekadar menampilkan area Tugu Pahlawan seperti biasanya. Ketika tiba di loket masuk, pengunjung dapat melihat dekorasi dan orang-orang berpakaian ala zaman dulu sehingga suasana Tempo Dulu dapat mulai terasa.
Bagi pengunjung yang membeli tiket Rp8.000 dapat masuk ke dalam Museum 10 Nopember. Ramainya pengunjung menunjukkan bahwa masih ada masyarakat yang berminat untuk mengetahui sejarah. Sudah seperti sebutannya Kota Pahlawan, Museum 10 Nopember hadir sebagai pengingat sejarah.
Mulai dari lorong pertama, pengunjung akan langsung melihat berbagai potret Kota Surabaya dari era 1990-an. Salah satunya adalah potret pertama kali Presiden Soekarno meresmikan pembangunan Tugu Pahlawan.
Kemudian ada pula berbagai benda peninggalan sejarah yang berkaitan dengan peristiwa 10 November 1945 yang dipajang didalam museum. Pengunjung dapat berhenti sejenak untuk membaca kisah di balik sejarah tersebut dan meresapi perjuangan arek-arek Suroboyo kala itu.
Di dalam Museum 10 Nopember terdapat pertunjukkan istimewa. Pada jam 19.30 pengunjung dapat menyaksikan bersama film dokumenter Soera ing Baja yang berdurasi tidak lebih dari 20 menit. Pengunjung museum tampak antusias mengantre untuk menonton aset museum ini. Film ini bercerita tentang arek-arek Suroboyo dan perjuangannya pada 10 November 1945 dalam mempertahankan kemerdekaan dari Inggris.
Selain itu, Night at The Museum menyuguhkan jajanan kuliner di sepanjang jalan area Tugu Pahlawan. Berbagai jenis kuliner khas Surabaya berjejeran dengan mengikuti tema Tempo Dulu. Kuliner seperti serabi, ronde, gorengan, dan angsle menemani pengunjung.
Bagi pengunjung yang hanya membeli tiket area Tugu Pahlawan, tidak perlu sedih sebab di latar tugu terdapat pertunjukan seni teater. Menggunakan konsep lesehan, pengunjung dapat menonton pertunjukan tersebut dengan santai. Terdapat beberapa meja yang disediakan penyelenggara di area tugu. Jajanan di bazar sebelumnya dapat turut serta menemani pengunjung menikmati pertunjukan teatrikal pertempuran antara arek-arek Suroboyo dan pasukan Inggris.
Night at The Museum menjadi sebuah event yang patut diapresiasi. Event ini dapat menarik pengunjung mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Selain mengenalkan ikon Kota Surabaya dalam rangkaian acara Hari Jadi Kota Surabaya, Night at The Museum secara langsung mengenalkan sejarah pada masyarakat.
Reporter : Arinda Risma Wardani
Editor : Maya Ayu Nur Aini
