Jeritan Hening
Terlahir lemah
Tumbuh di dunia fana
Keadilan mahal untuk dirinya
Hanya tuntutan yang didapatnya
Bersuara pun tidak berdaya
Jika semesta tercipta tanpa hawa
Seorang adam juga akan terdiam
Tangan kanan dan kirinya bekerja beriringan
Sambil membungkam mulut kesah teredam
Menutup mata dari kebebasan yang ada dalam angan-angan
Begitu berat berperan sebagai wanita
Yang lemah memiliki beban ganda
Tanpa kuasa dalam hidupnya berjuang pun sia-sia
Kekerasan, pelecehan, penyiksaan takkan habis berhenti menerpa hidup sang wanita
Wahai jiwa yang berharga, adakah yang mampu meremukkan belenggu kita?
Rasa Si Manusia
Menetes keringat dipelipisnya
Melawan takut dalam di dalam jiwa
Memperjuangkan sebuah nyawa
Tanpa tau siapa didepannya
Lelah beriring setia
Tanpa terucap satu kata dari bibirnya
Langkah pun berderap semakin cepat
Tatkala bergema tanda bahaya
Dia berdiri menjaga garda paling depan
Bahkan hidupnya bisa dia korbankan
Mengucap sumpah atas dasar kemanusiaan dengan nama Tuhan
Akankah sekarang suaranya didengar?
