Saturday, 7 November 2026
Feature

Sensasi Naik Wirawiri Suroboyo yang Harus Dicoba!

Oleh : : - Waktu Baca 3 menit
IMG 20231014 WA0036 Meta Ayu

Dikutip dari mpp.surabaya.go.id, angkutan umum feeder Wirawiri Surabaya telah beroperasi sebanyak 52 unit sejak diresmikannya pada tanggal 2 Maret 2023. Dalam mpp.surabaya.go.id Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) kota Surabaya mengatakan bahwa, “Angkutan umum ini merupakan transportasi yang memiliki dimensi yang lebih kecil jika dibandingkan dengan Bus Surabaya, dengan harapan dapat menjangkau penumpang ke wilayah atau jalan yang sempit di Surabaya”. 

Sama seperti Bus Suroboyo, transportasi feeder Wirawiri Suroboyo menggunakan e-money atau cashless sebagai metode pembayaran yang sah. Tarif feeder Wirawiri Suroboyo sebesar Rp5000,-/2 jam untuk umum dan Rp2500,-/2 jam untuk pelajar/ mahasiswa dengan catatan pelajar/ mahasiswa tersebut wajib menunjukkan identitasnya. Bagi lansia, mereka tidak dikenakan tarif pembayaran dengan syarat menunjukkan KTP. 

Sistematika penukaran karcis ketika berpindah angkutan juga cukup mudah, yaitu hanya dengan scan barcode yang ada pada karcis di angkutan sebelumnya. Karcis feeder Wirawiri Suroboyo berlaku selama dua jam, yang mana dengan karcis tersebut penumpang dapat menaiki feeder Wirawiri maupun bus Suroboyo dengan bebas.

“Jadi kalo mbaknya naik ini (Wirawiri Suroboyo), kan itu ada karcisnya. Sebelum dua jam bisa buat naik SB (Suroboyo Bus). Kalau mbak-nya dari SB juga bisa buat naik yang di sini. Pokoknya ya sebelum waktunya dua jam”, jelas kondektur Wirawiri Suroboyo. 

Beberapa penumpang menceritakan pengalamannya saat naik Wirawiri Suroboyo. Ada beragam komentar, mulai dari yang positif hingga negatif, seperti mengenai kebersihan feeder, keramahan pelayanan, fasilitas dalam feeder, ketidaknyamanan dengan penumpang lain.

“Mungkin karena mobilnya ketutup dan AC-nya kerasa banget, jujur aku pusing waktu naik ini,” kata penumpang pertama.

Penumpang lain membagi pengalaman kurang mengenakkannya. “Kalau sama lansia agak sedikit rewel ya yang aku rasain, misal gak sabaran buat sampe halte terus banyak komplain terkait tempat duduk yang agak sempit gitu gitu. Terus maaf, karena pake AC otomatis bau-bauan kan kecium ya, jadi harus adaptasi sama beberapa bau yang kurang sedap. Sebenarnya ini gak untuk lansia aja ya kalo perihal bau keringat yang kurang sedap.” 

Tidak lupa salah satu penumpang mengapresiasi fasilitas Wirawiri Suroboyo yang mempermudah penumpangnya. “Bagus banget, di dalem juga bersih, Mas Mbak (kondektur) yang jaga juga ramah, dan menurutku cukup mempermudah lansia sama pelajar/ mahasiswa.”

Rute keberangkatan feeder Wirawiri Suroboyo dapat diakses melalui aplikasi Gobis yang bisa diinstal melalui ponsel pribadi. Calon penumpang juga dapat memantau kedatangan feeder secara berkala melalui sistem tracking sehingga apabila ada feeder yang terlewat penumpang bisa mengetahui kapan feeder selanjutnya akan sampai ke halte terdekat. Hal tersebut tentu memudahkan penumpang dalam memperkirakan estimasi waktu yang dimiliki.

Yok Naik Feeder Wirawiri Suroboyo!!!

Reporter: Azlin Huwaida Azzahra & Meta Ayu

Editor: Rizmay Ananda

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *